Curhat


Sebagai orang yang menikah ke Taiwan, banyak cela yang kuterima. Julukan dan juga cibiran yang bermacam-macam.

Pengatin pesanan. Salah satu sebutan yang menurut orang-orang lebih sopan. Namun tetap seperti silet yang mengiris kulitku.

Tapi tak mengapa?

ketika aku memilih untuk menikah denga lelaki asing, aku yakin Tuhan juga yang menuntunku. Adalah sebuah garis kehidupan yang lewat keadaan dan waktu yang mengantarku sampai di sini.

Bisakah kuelak?

Ternyata memang tidak.

(lebih…)


Oleh Kwek Li Na

Suatu malam di musim panas
Sepi merayap ke hati
Keringat bercucuran semakin deras
Aku merasa sendiri
Berteman gerah yang datang
Semua terasa hampa dan kosong

(lebih…)


Dusta
Tiupkan kelakar dan tawa
Antara kita.
Hadirkan sesal
Yang merayap di jiwa

Andai bisa :
Racamlah tubuhku!
Tuk’ runtuhkan emosimu
Cambuklah ragaku!
Tuk’ balut luka hatimu
Tusukan belatimu, ke jantungku
Hingga kutahu arti perih yang kau rasa

(lebih…)

Pic kuambil dari internet


Mulailah menulis. Melatih dan terus melatih diri. Ibarat batu, jika diasah terus lama-lama akan runcing juga.

Namanya juga pemula, kritik akan datang. Jika pedas dan asin, anggap saja penambah selera. Jika manis dan sejuk, itu batu loncatan buat kita untuk terus menulisdan menghasilkan karya-karya selanjutnya.

Namun di sinilah mental penulis pemula diuji. Kritikan selalu membuat mereka sulit bertahan. Knapa tak terus berjuang, untuk membuktikan pada mereka suatu hari aku juga bisa.

(lebih…)

Pic kuambil dr internet indonesia

Aku binggung sendiri…
Memikirkan negeri ini
Namun aku juga tak punya jalan,
Apalagi punya cara untuk membantunya

Kalau semua ketua salah di mata rakyat
Kalau semua rakyat pesimis dengan mereka
Apa jadinya negeri ini?
Siapa yang brani memipin indonesia di kemudian hari?

Melihat gampang!
Mencibir mudah!
Berjanji apalagi!
“BERBUAT”, yang terbaik untuk negeri, itulah yang sulit!

(lebih…)


Apapun suara yang kau beri
Ku harap itu adalah yang terbaik
Walaupun tak akan merubah matahari menjadi pelangi
Setidaknya kewajiban untuk negeri sudah kita beri

Selanjutnya…biar bumi terus berputar
Matahari tetap bersinar
Hujan tetap menyejukan
Malam akan datang mengganti siang

(lebih…)


pic kuambil dari koment di tagged

Bertambah lagi usiaku…

Tak ada yang berubah dari tahun lalu…di temani suami tercinta, anak-anak yang selalu memberiku nuansa dan warna, sahabat dunia maya yang selalu menawarkan kehangatan, kulewati hari spesial ini dengan bahagia.

Pengalaman yang kudapat memang belum sebanyak garam di lautan, sahabat yang kumiliki belum sebanyak pasir di tepi pantai, kebijaksanaan yang kumiliki baru seperti kucup bunga yang mulai tumbuh.

Belum banyak hal yang berguna yang telah kuperbuat buat Tuhan, dunia, manusia dan alam.

(lebih…)

Laman Berikutnya »