Oleh Kwek Li Na

Suara jangkrik membelah keheningan malam
Seakan ingin menghiburnya yang didera rindu
Angin berlalu bisu
Dia duduk bermenung
Menatap langit nan jauh, kini berubah mendung

Mencintaimu sampai di ujung harap
Bagai menanti bintang jatuh
Rela memenjara hatinya, dibebas jiwamu berkelana
Tak luruh, tak mengeluh. Teguh
Hingga rasanya tua dan lusuh

Pagi bawa sekantong resah
Malam cipta setaman gelisah
Waktunya terlilit pasrah
Bersahabat sunyi, suara burung malam memecahkan sepi
Kenangan tentangmu yang tertulis di puisi
Obat pelipur hati

Taiwan, 22 November 2009