Oleh Kwek Li Na

Aku tercipta
Dari rasa cinta dua manusia
Menjadi seonggok darah

Kehadiranku
Ciptakan resahmu
Undang pertengkaran.
Amarah, warnai pertemuan

Tak bertanya padaku
Kesimpulan tlah kalian putuskan
Orang berjubah putih
Lengkap dengan atribut
Terpilih menjadi hakim kehidupanku

Tanpa perasaan
Gunting itu memisahkan
Satu persatu
Tiap bagian tubuhku
Yang mulai terbentuk

Aku menjerit
Meminta, tuk’ hentikan semua aksi ini
Namun mereka tak peduli.
Ma, kenapa kau pun diam, tak memberiku pertolongan
Kulihat butiran bening keluar dari pingiran matamu
Sesaat sebelum mataku terpejam

Ma, selamat tinggal…
Alamku dan alammu, kini berbeda
Kutunggu kau di pintu surga
Untuk menyambung tubuhku
Dan menyembuhkan bilur-bilur luka ini

Taiwan, 210809