Kerinduan
—anak TKI

OLEH KWEK LI NA

Saat ku terjaga dalam tidur malam, kumenjerit memanggil namamu
“IBUUUUUUUUUUUUUUUUUUUU!”
Semoga di kejauhan kau dengar suara kerinduanku
Kurindu dekapanmu
Saat sepi membelenggu, saat gelisah hidup menganggu

Ingin kuterobos dinding angan
Agar bisa memandangmu dalam-dalam
Dan meminta mimpi malam menjadi titian
Kita bertemu melepaskan kerinduan di buritan malam


Kau cahaya hidupku
Seperti bulan yang di atas sana
Bisa kutatap namun tak bisa kudekap

Takdir memisahkan kita
Nasih menjadi rentang jarak
Dan kita tak punya daya untuk mengelak

Ibu, kasihmu abadi untukku tak pernah sekalipun aku sangsi
Laksana mentari yang setia akan janji
Tercurah tak mengharap balas budi

Kau yang jauh di mata, di batas ribuan kota
Harumnya kasihmu selalu mengisi relung jiwa
Pengorbananmu untukku! Untuk kami! Tak akan kusia-siakan

Di syair sendu ini, kutumpahkan segala rasa rindu dan cintaku padamu
Kutulis dengan pena air mata yang hampir mengering sudah
“Ibuuuu…cepatlah kembali!” Pintaku.

Taiwan, 270709

ps : pic dari koment di tagged