Tatap mataku, biar kubaca
Apakah ada yang jiwamu, sembunyikan ?
Di balik sorot nya
Ingin kuterobos lorong-lorong itu
Tuk tembus dasar sanubarimu

Walau dunia menertawaimu
Alam menghujatmu
Manusia mencercamu
Di Hatiku, kau tetap sama
Seperti ombak di lautan
Kuat dan selalu penuh harapan

Andai …
Suara hatimu yang telah berpintal-pintal
Terlalu pahit dan beku, bibirmu keluarkan kata
Tulislah di langit biru, biar aku tahu
Dan mampu selami resahmu

Kita selalu bersama
Tak terpisah
Bagai bunga dan tangkainya
Selamanya ….
Kaulah SAHABAT KARIBKU!

Taiwan, 270509