l


Luka cinta pernah kurasa
Saat setiaku, kupertaruhkan semua di sana
Dia yang kuberi setumpuk cinta
Pergi bersama bayangan yang dia suka

Namun segera
Kubungkus luka dengan doa
Kupintal benang kekuatan
Kujahit luka ditemanin tetes air mata
Rasa sakit yang kurasa,
Kutahan. Di saksi malam kelam yang diam tak bersuara

Tak akan kubiarkan luka itu mengangga
Dan darahnya mengucur sia-sia
Tak akan pernah lagi kutunggu dia
Mesti hati dan angkuh berperang disana

Luka ini harus kusembuhkan
Kenangan berdarah ini, mesti kukubur dalam-dalam
Kan kucoba kepakan sayap
Terbang mencari cinta dan merengkuh bahagia

Cinta yang kupunya
Tak mungkin kuberikan ….
Dan tak akan pernah lagi kutitipkan
Pada laki-laki seperti dia
Yang tak mengerti arti setia dan makna cinta

Taiwan, 10 Mei 2009

Terinspirasi oleh karya seorang sahabat Mia Abdul “Janji”

nb : Pic dr koment di tagged