Jangan sampai lari kehal-hal negative seperti gambar ini!πŸ˜€

Wah…krisis benar-benar melanda sahabatku. Kemarin mendapat email dari seorang sahabat. Dia di PHK tiba-tiba oleh perusahaan. Padahal 2 minggu sebelumnya masih dikirim kelapangan untuk sebuah proyek baru.

Bagaimana bingungnya dia, yang biasanya setiap bulan uang mengalir masuk kerekeningnya tanpa mesti diminta, yang bisa digunakan oleh mereka sekeluarga. Tapi mulai sekarang, aliran uang itu berhenti , seperti sungai yang kehilangan air dan dipenuhi sampah-sampah sehingga air yang tersisapun tak bisa lewat.

Hari ini, dapat telepon dari seorang saudara, suaminya kemungkinan juga akan mengalami hal serupa dengan sahabat saya.

Bisa dibayangkan kebingungan mereka. Penghasilan utama yaitu adalah dari penghasilan suami. Bagaimana kehidupan mereka kelak? Bagaimana biaya-biaya anak-anak? mampukah mereka mendapatkan pekerjaan secepatnya? Ya semua mungkin tergantung nasib baik mereka.

Semoga keluarga dan sahabat selalu memberi mereka dukungan, suport dan semangat untuk melewati masa-masa sulit ini.

Tidak semua manusia beruntung, jadi setiap kita mesti siap siaga.
Semoga bagi yang belum kena dampaknya kita dapat melakukan beberapa hal dibawah ini :

1. Prioritaskan penghasilan dengan pengeluaran yang terencana dan penting. Usahakan bisa menabung untuk jaga-jaga.

2. Untuk saat ini, sikap hura-hura dan gengsi bukan lagi masanya.

3. Pergunakan produk dalam negeri, selain lebih murah juga untuk membantu negara sehingga tidak menambah banyaknya perusahaan produk dalam negeri mesti tutup dan tidak menambah jumlah pengganguran.

4.Lebih baik menyimpan uang pada bank yang terpercaya, daripada emas, saham dan harta benda lainnya, karena suatu hari akan sulit untuk mencairkannya.

Semakin hari, pengganguran kemungkinan akan makin bertambah. Karena Jumlah penduduk yang siap kerja jauh melampaui kesempatan kerja yang tersedia. Kenaikan angka pengangguran kemungkinan akan menyebabkan kerusuhan sosial. Yang merupakan desakan ekonomi yang melanda.

kelompok masyarakat yang terkena dampak paling besar adalah pekerja tanpa ketrampilan yang bisa diandalkan dan mahasiswa yang baru lulus, seharusnya setelah lulus mereka sudah siap-siap bisa terjun kedunia kerja. Tapi ekonomi yang semakin memburuk, yang bekerja saja di PHK, mengurangi jumlah pekerja dan pengeluaran uang perusahaan.

Seandainya, mereka mencoba berwiraswasta, tidak semua orang memiliki bakat dibidang itu, dan yang paling penting memerlukan modal yang mereka sendiri belum tentu memilikinya.

wah…semoga krisis ini, bisa cepat teratasi.

Jangan pernah mengandalkan hari esok! Mulai sekarang selalu siap siaga dalam mengatur rencana keuangan dan jalan kehidupan kita!

Semoga ada tambahan dari blogger yang baik hati dan yang memiliki pengalaman, supaya bisa dijadikan saran dan masukan buat mereka! Karena aku yakin, tulisan ini akan terbaca oleh sahabatku itu.