kehidupan kita …

Seperti selembar kertas…. putih…tak ada apa-apa

Kita memiliki Kanvas kebebasan untuk melukis, ataupun pulpen kebijaksanaan untuk menulis

Tapi semua pengungkapan, mesti dibungkus dan dipagari rasa tanggung jawab

Lembaran putih, bisa terlukis indah dan mempesona

Tapi bisa terlihat kusam, pucat ataupun menimbulkan warna yang memilukan…. tergantung keinginan dan isi hati siempunya

Semua … adalah gejolak yang timbul diiringi permainan dunia

Brani atau tidak si empunya memainkan kanvas dan warna disana

Mengubrak dan mencapur sensasi-sesansi “kata” dan “warna” yang berbeda

Ataupun ikut saja dengan alur suasana … diam… tak begeming seakan-akan jadi penonton biasa

Kadang permainan dunia kejam, tapi kekuatan tak kita miliki

Kadang permainan dunia tak adil, tapi kita tak mampu melawan

Kadang ketimpangan terlihat, tapi kita semua menutup mata dibalik ketidakpuasan

Ya … kini, lembaranan putih telah menjadi coretan penuh warna seperti benang kusut dan usang yang tak memiliki arti

Permainan dunia melarutkan kita dalam buaian mimpi yang sulit untuk kita jawab dan kita mengerti apalagi kita berontak

Dibaur waktu dan masa yang lewat, membuat lukisan semakin tambah beratak

Dan…harapan, hanya tinggal sebuah impian yang tak kesampaian

Tapi, perjalan masih harus terus dilanjutkan

Selagi kita masih memiliki kesempatan…kita harus terus semangat dan tak boleh putus aza

Dengan kekuatan doa….sahabat ….dan senyuman,…. mari kita semua menyusun benang kehidupan menjadi baju yang mampu menghangatkan mata hati dan kebekuan jiwa serta melukiskan lembaran kehidupan dengan hikmah dan manfaat yang berguna buat semua manusia! πŸ˜€