FRIENDSHIP


Pagi ini, beberapa kali telepon dirumahku, berdering…yang angkat telepon, mertuaku yang perempuan, katanya telepon dari Kantor Polisi, nyari-nyari saya.

Saat itu, saya ke Klenteng sembanyang, karena hari ini kelenteng dekat rumahku ada acara. Sembayang persembahan buat dewa atas perlindungannya (kalau di Indonesia ngak tahu ada ngak ya ? )

Saat aku masuk kerumah telepon berdering lagi, aku angkat, wah dari kantor polisi lagi. Hari ini, Kepala Kepolisian didaerah tempat aku tinggal lagi deman sama aku nih hehehe๐Ÿ˜†

Aku disuruh kelokasi (alias tempat nongkrong Pak polisi yang keren-keren). Aku pun meluncur…kelokasi dengan segera.

Aduh rupanya aku sudah ditunggu dari tadi…(hahaha..hari ini jadi orang penting, kayak nunggu Presiden datang aza) dan mereka mempersilahkan aku masuk!

Aku anggukan kepala..lalu kutebarkan senyum termanisku๐Ÿ˜› (itu menurut aku loh…ngak boleh protes. )

Setelah dipersilahkan duduk.. ya aku duduk.

Kami bicara serius, jangan salah sangka ya…aku bukan selingkuh hehehehe…

Rupanya aku diminta tolong jadi penerjemah, seorang TKI sebagai penjaga orang tua, ditipu agen.

Begini ceritanya :

6 bulan lalu seorang bernama KL (tak kusebutkan..siapa tahu ada keluarga..kerabat..tetangga yang baca postingan ini, hehehe sok beken hahahaha..daripada buat orang sedih…iya kan!).

Mendaftar sebagai TKI ke Taiwan lewat sebuah agen BB (aku jugan gak sebutin, kalau mau tahu namanya aku kirim via email…sehingga orang lain ngak ketipu). karena dia tak punya banyak uang (namanya juga mau cari, malah keluar uang) akhirnya agent bilang tak mau tanggung biaya-biaya ke Taiwan tapi memperkenalkan dia dengan sebuah Bank.

Lalu dia setuju. Lalu beberapa minggu kemudian, agen menyuruhnya ke tempat agen, disana sudah ada orang bank,l alu dia menanda tangani sebuah kertas sebagai bukti peminjaman uang sebanyak NT49 ribu lebih. Yang harus diangsurnya selama 12 bulan yaitu setiap bulan sebanyak NT 8 ribu lebih (wah gila dua kali lipat jadi NT 97000). Itu menurut surat perjanjian di Indonesia yang diperlihatkannya pada kami. sebelum berangkat ke Taiwan, selain bayar uang ke agen dari uang pinjaman dibank, dia juga ada membayar Tunai Rp.2.500.000 ke Agen.

lalu setelah sampai di Taiwan, agent Taiwan, bilang mesti bayar 18 bulan sebanyak NT 8 ribu lebih…(aduh kasihan ya…darahpun mau dihisap habis-habis…)padahal disini masih dipotong agen lagi selama 12 bulan. Jumlah uang potogan setiap bulan adalah NT 12300. Padahal gajinya hanya Nt 18000. Setiap bulan hanya menerima Nt 5700 .Belum harus buat Ktp sementara, cek kesehatan yang mesti dikeluarkan sendiri oleh TKI ini.

Ngak sampai disini asa masalahnya, kartu atm TKI ini, juga dipegang agen (gila…benar gila… )

*waduh sewaktu-waktu uangnya bisa diambil ludes oleh agen, ini pemikiran gilaku aja…. :mrgreen:

Akhirnya,polisi urus pemblokiran penggunaan kartu ATM itu di Bank tempat dia +agen, membuka tabungan.

Didaerah ini (Yun LIN) ada sekitar 50 orang TKI yang tertipu, rata-rata berasal dari daerah Jawa.

Untung …hahaha…masih ada untung lagi, surat pinjaman uang bahwa pembayaran selama 12 bulan ditangannya, waktu agen minta dia bilang sudah hilang, kalau tidak dia akan kena bayar 18 bulan.

Polisi setempat akan membatunya, mengajukan pekara ini ke pengadilan, dengan tuntutan bahwa agen , ada kasus penipuan karena dalam hal pembayaran (tidak sesuai janji), seperti dalam surat peminjaman uang.

Kami berharap,T KI ini hanya bayar uang prosedur seperti yang lazimnya (mudah-mudahan berhasil…)

Kuharap siapapun yang baca tulisanku ini, jangan pernah salah langkah, karena akibatnya sangat fatal.

Kutulis disini, kuharap tak terjadi lagi. Kalau memang ingin bekerja keluar negeri lakukan hal-hal sebagai berikut :

1.Ikuti jalur resmi, kenali agent resmi (tanya-tanya pada orang yang pernah kesini)

2.Jika membumbuhkan tanda tangan surat menyuratharus jelas apa yang tertulis disana.(jika dalam tulisan yang tidak dimengerti misalnya tulisan mandarin, perlu pertimbangan)

3.Jika terjadi kekerasan dari agen, majikan atau keluarga (bagi yang menikah) hubungi kantor polisi setempat.

Jangan takut, UU Taiwan melindungi kita.Gratis.

Telepon yang bisa dihubungi jika terjadi kasus penipuan :

1.Kator polisi Nasioanl (telepon khusus untuk anti penipuan) 165

2.Telepon untuk melaporkan peniupuan untuk seluruh negara 110

3.Telepon gratis untuk pelaporan penipuan :0800211511

4.Telepon penangkapan penipuan dari perusahaan telekom
*ChungHua Telekom -dengan HP:800
*Taiwan Mobile-dengan HP:188
*Far Estone-dengan HP:666

(sumber no ini dari Buku Pedoman Pencegahan Penipuan,kantor Polisi Nasional)

Tambah satu lagi temanku, kami tukaran no handphone, kuharap jika dia butuh bantuan dalam kasus begini, dan tidak brani bicara, aku akan bantu dia semampuku (bantu terjemah doang hehehehe…)

Ya..walaupun belum tahu gimana keputusan akhirnya…tapi aku senang bisa bantu dia.

Saat kami mau pulang, dia hampir menangis, seraya berkata,”Mbak, terimaksih banyak-banyak.”

Bagiku, siapapun mereka, dari golongan apapun, semuanya adalah sahabat buatku.

Kita dipertemukan karena ada jodoh. Begitu juga saya dengan anda…kamu…semua nya…

Dipertemukan dengan cara dan sistuasi yang berbeda, tapi kalau cocok akan jadi sahabat, akan seperti saudara.

Apalagi dinegara orang seperti ini, seorang sahabat sangat berarti.

Lebih baik seorang sahabat sejati daripada seribu sahabat yang mementingkan diri sendiri !๐Ÿ˜€

Taiwan, 27 November 2008