Kadang kalau aku buka email, aku merasa sedih,merasa pilu bahkan hati terasa begitu perih…setiap email yang masuk, menjelek-jelekan agama.

Ataupun masuk keblog yang penulisnya punya pengalaman atau pengetahuan tentang salah satu agama, orang yang tidak sependapat, menjadi murka.

Knapa tidak berdiskusi dengan kepala dingin, membicarakan masalah secara profesional,dan jika terdapat kekeliruan saling memperbaiki!
Knapa agama menjadi perdebatan?

Menjadi alasan sebuah pertikaian, bahkan menjadi topik yang selalu diakhiri dengan seteru, caci maki dan sumpah serapah.

Inikah orang-orang beragama?

Dari mulut keluar hinaan dan saling menjelekan,hati saling menyakiti, mengganggap agamakulah yang paling baik, ajarankulah yang terhebat dan akulah orang yang berjalan dijalan kebenaran.

Apa yang dapat kita ambil manfaat dari semua ini?

Knapa kita tak bergandeng tangan, saling menghormati dan saling toleransi,berdiskusi mencari solusi, untuk mencapai pencerahan hati?

Jadikan diri kita contoh, umat yang beragama, dengan kerendahan hati, menyambut semua manusia dengan tangan terbuka, tanpa memandang agama, status, usia, dan…menjadikan mereka semua, sahabat-sahabat dalam perjalanan mencari penncerahan hati.

Sebenarnya, “Dunia Damai”, semua tergantung kita!

Setiap orang punya peranan.

Mudah! Lebih mudah daripada menciptakan peperangan dan permusuhan.

Knapa kita memilih saling menyakiti, saling menusuk duri dan saling menghakimi?

Semoga ajaran agama (agama apapun itu) bisa menjadi “tetesan air hujan” yang mampu mencerahkan hati-hati manusia, yang mampu menghapus dahaga saat kita kehausan dan menjadi sungai dan laut yang mampu menghubungkan banyak manusia dibelahan bumi ini!

setelah hujan reda, akan muncul pelangi, seindah itulah kehidupan agama didunia.

Semoga, tulisan ini, tidak menjadi perdebatan disini, tapi salah satu solusi, supaya hal-hal ini tidak terjadi lagi dikemudian hari!