Dua hari lagi , hari perayaan bulan purnama .

Hari itu membawa makna hari berkumpulnya dengan keluarga.Ingin rasanya  aku dapat bersama  papa,mama,koko,titi,meimei dan familiku menikmati dan menyaksikan indahnya bulan purnama.

Tahun ini,tahun yang kesesekian kali aku tidak bisa bersama mereka merayakannya,tapi aku berharap kami tetap dapat memandang bulan purnama yang sama ,dimalam yang sama, hanya tempat yang berbeda.

Disini,disemarakan dengan acara baberqiu.seperti tahun-tahun lalu,Semua tetanggaku berkumpul bersama anggota keluarga,sambil menyantap makanan yang dipanggang,makan kue bulan,makan jeruk bali(kalau diiindo dibilang jeruk bali) mereka bercengkerama satu sama lain.

Kebahagaian terpancar dimuka mereka.Rasa iri mulai menyelimuti hatiku,menyaksikan kebersamaan mereka?Makanan didepanku pun terasa tak terlalu nikmat.

Kuambil tlp,terdengar suara papa dan mama yang sudah tua.Suara mereka bisa menyirnakan kerinduanku akan rumah dan keluarga, karena aku percaya suatu hari nanti aku masih akan bisa bertemu mereka.

“Pa,ma aku rindu dan sayang pada kalian”,itulah kata2 yang mampu aku ucapkan.

Aku ngak berani berbicara lama2,karena air mata keriduan sudah hampir tak terbendung,aku tak ingin mamaku yang mudah menanggis mengetahui aku lagi menanggis merindukan mereka dan kampung halaman.

Semoga,semua orang yang baik hati bisa berkumpul dengan keluarga masing-masing, melewati hari Purnama yang bulat sempurna.