
Dimanakah aku berpijak?
Dibumi yang penuh gejolak
Penuh airmata duka dan luka
Penuh masalah dan ketakberdayaan YANG MENYAPA
Ratapan anak-anak di Lautan Perang … mengiris hati
Sedangkan aku dan mereka… SAMA…tak mampu berbuat apa-apa
Ratapan anak-anak miskin makin menyayat sanubari
Orang Tua tak berdaya dan pengganguran dimana-mana
Semua yang kutakuti sudah mulai menyapa
PERANG!
PENYAKIT!
KEMISKINAN!
KEMAKSIATAN!
KEPANASAN!
KEDINGINAN!
BANJIR!
Lengkap sudah lukisan panorama dunia
Yang dilukis manusia dan alam
Lukisan suram berwana buram
Dengan tinta tetesan air mata
Dan kanvas jeritan yang memilukan
Air mata sudah mengering
Mulut sudah terbungkam
Hati sudah kelu, tak punya rasa
Pikiran sudah terikat dan kehilangan akal sehat
Benarkah bumi sudah tua?
Kiamat… sudah DEKAT kah ?
Tapi kuharap Tuhan tak pernah menjauh…
Masih selalu menyisakan setitik jalan untuk kita
Dan semoga KITA… bisa smakin insaf, …mendekat…dan selalu hidup dalam namaNya
Sedangkan aku dan mereka… SAMA…tak mampu berbuat apa-apa
Ratapan anak-anak miskin makin menyayat sanubari
Orang Tua tak berdaya dan pengganguran dimana-mana
PERANG!
PENYAKIT!
KEMISKINAN!
KEMAKSIATAN!
KEPANASAN!
KEDINGINAN!
BANJIR!
Yang dilukis manusia dan alam
Lukisan suram berwana buram
Dengan tinta tetesan air mata
Dan kanvas jeritan yang memilukan
Mulut sudah terbungkam
Hati sudah kelu, tak punya rasa
Pikiran sudah terikat dan kehilangan akal sehat
Kiamat… sudah DEKAT kah ?
Tapi kuharap Tuhan tak pernah menjauh…
Masih selalu menyisakan setitik jalan untuk kita
Dan semoga KITA… bisa smakin insaf, …mendekat…dan selalu hidup dalam namaNya
10 Januari 2009 at p01 03.18
semoga…
semoga kita dikuatkan hati dan keimanan pada-Nya,
karena apapun yang diberikan adalah rahmat dan berkah-Nya
mungkin alam harus melakukan shock therapy, bahwa inilah bukti keberadaan-Nya, karena siapapun manusia yang membuat kekacauan dan kenistaan ini, mereka juga lebih kacau dan nista, yang kaya kehilangan uang sedikit sudah bunuh diri, lebih mending yang miskin… nggak punya uang masih mau bekerja, untuk cari makan…
semoga… kiamat masih lama…
Aling :
Benar…
Mungkin inilah yang dinamakan karma…apa yang manusia tanam itulah yang akan manusia tuai.
tapi ada juga bukan orang itu yang berbuat kesalahan tapi orang lain yang harus menanggung akibatnya.
atau dengan kata lain, satu yang berbuat semua kena getahnya.
Salah satu contohnya adalah Seperti penebangan hutan secara liar, buang sampah sembarangan yang menyebabkan banjir.
Kaya dan miskin bukan masalah…tapi isi hati manusia itu sendiri yang paling penting.
“Walau miskin tapi teguh, walau kaya tapi tidak angkuh, maka berkah dan rejeki yang lebih besar tentu sudah menunggu”
Aku harap bumi masih selalu memberi kita harapan…bahwa esok hari selalu lebih baik.
10 Januari 2009 at p01 03.18
Amin.
Merinding aku bacanya, mbak…
Aling :
Melihat kenyataan lebih merinding, ya kan?
semoga kita selalu dihindarkan dari hal-hal yang aneh-aneh…
semoga kita selalu ingat apa yang kita lakukan …dan berusaha tak menyakiti sesama, dan alam
Semoga kasihNya selalu menyertai langkah hidup kita
11 Januari 2009 at p01 03.18
Kiamat itu masih lama….Semua baru selesai jika “Kuasa Gelap” main-main sebentar, baru “Pengadilan Maha Adil” beraksi…Kiamat de.
Tapi Kiamat untuk pribadi per pribadi, itu tergantung tiap-tiap Manusia yang menjalani TAKDIR mereka! Jika mereka Skak Mate….yah, Koit dah…alias Game Over….
hadapi dengan Kita yang Mati atau Mereka yang Mati…
yang Lemah akan musnah dan keluar dari “Jalur”….
Asah terus MENTAL agar menjadi Kuat! Tidak ada lagi Toleransi! Ini Hidup kenyataan, bukan Game di Play Station….
Penderitaan ada karena Upah dari perbuatan kita sendiri sebelum-sebelumnya….
Kesenangan Ada karena Upah dari Perbuatan kita sendiri sebelum-sebelumnya juga…
Tidak ada Kemenangan tanpa Penderitaan….
Aling :
Ya…mungkin ini kiamat secara raga/badan dan hati/rasa,… kali ya?
11 Januari 2009 at p01 03.18
ku juga sedih melihat mereka, andai saja aku bisa bantu
tapi mungkin hanya bisa bantu doa saja, semoga derita mereka segera berakhir
perang sungguh kejam…
Aling :
Ya..inilah namanya ketakberdayaan …kita hanya manusia biasa…
yang jelas… bom dan senjata tak memiliki hati…sedangkan hati pembuatnya sudah terikat dan kehilangan akal sehat.
Penyerahan seluruhnya, hanyalah padaNya.
11 Januari 2009 at p01 03.18
inilah mungkin tanda-tanda akhir jaman yah mbak..
seperti tertulis di kitab-kitab suci…
prepare ourself….:)
salam,
bonar
http://sihotang407.wordpress.com
Aling :
Semoga…Tuhan selalu memberi kita kesempatan…sampai akhir jaman itu benar-benar tiba…
benar selalu bersiap diri…itulah yang paling utama
11 Januari 2009 at p01 03.18
mbak, aling…. bumi mungkin sudah, tapi biar saja datangnya hari kiamat menjadi sebuah rahasia. kapan yah, bisa main ke negeri sana…???
Aling :
Seharusnya bumi sudah jauh lebih dewasa ya…tapi manusia malah menghancurkannya dengan perbuatan-perbuatan yang mungkin bukan sebuah kesengajaan ataupun sebuah keisenggan belaka.
Main kenegeri mana…negeri awan apa negeri Taiwan ?
Kudoakan semoga engkau memiliki kesempatan untuk bisa kesini, sobat!
11 Januari 2009 at p01 03.18
rangkaian kalimat yang indah untuk direnungkan…
saya muslim (sorry bukan racist!) maka saya kutip kata2 junjungan saya. kira2 begini: kiamat itu jaraknya kira2 sejengkal lagi. padahal itu diucapkan beliau seribuan tahun lalu. kalau sekarang, jaraknya berapa milimeter lagi yah?
Aling :
Ya…kita hanya bisa bersiap aja ya mbak Wyd, dengan agama dan ajaran kita masing-masing dalam perbuatan dan pikiran kita…disetiap waktu dan kesempatan yang kita miliki…sebelum semuanya benar-benar terlambat.
11 Januari 2009 at p01 03.18
Apapun agama dan keyakinan kita, kiamat itu peristiwa yang pasti akan terjadi. Namun nggak bisa ditetapkan secara pasti oleh manusia, meski diukur oleh berbagai teknologi yang super mutakhir, sekalipun. Waktu kiamat tetaplah misterius.
Hanya saja, melihat berbagai fakta-fakta mencengangkan yang terjadi di seluruh dunia, nggak bisa disanggah bahwa kiamat memang kian mendekat. Tak ada cara lain untuk menyelamatkan diri dari bencana Maha Dahsyat itu selain dengan terus mendekat, sedekat-dekatnya dengan Pencipta alam raya ini.
Iya to, mbak?
Aling :
Benar GiE….setuju…
12 Januari 2009 at p01 03.18
Ciri2nya memang sudah arah kesana. Apakah kita sdh siap sedia? Hmm…Mudah-mudahan.
Aling :
selalu berusaha untuk sedia…pelaksanaannya dalam perbuatan, perkataan, pikiran dan hati.
12 Januari 2009 at p01 03.18
siapapun tak bisa memastikan kapan datangnya kiamat
hanya DIA, Tuhan yang maha segala yg mengetahuinya
perang, penyakit, kemiskinan, kemaksiatan, kepanasan, kedinginan, banjir dan bencana lainnya, itu hanya tanda2 kecil dan peringatanNYA, agar kita senantiasa mengingatNYA dan bersegera tobat.
mudah2an kita semua terlindung dari hal – hal tersebut ya mbak
Aling :
Ya benar setuju!
Semoga…kita semua selalu dilindungiNya.
13 Januari 2009 at p01 03.18
Kita sebagai anak manusia tidak akan tahu rahasia Ilahi…..kapan Tuhan akan mengkiamatkan dunia ini….mungkin sejam lagi, mungkin besok, setahun lagi, kita tidak akan tahu…..
bencana alam, peperangan, kemiskinan, dan lainnya merupakan kiamat kecil yang diberikan Tuhan karena kiamat yang sebenarnya akan lebih parah dari kiamat kecil….kiamat kecil ini sebagai peringatan dari Tuhan…Sebenarnya kiamat itu ada karena manusia sendiri yang membuat kiamat itu ada….
Yang kita harus lakukan adalah mendekatkan diri kepada sang Pencipta alam dan Tuhanpun akan selalu melindungi kita….jangan sampai kiamat itu terjadi di masa ini…..
Kawaii Ayu selalu berdoa untuk semuanya yang kawaii ayu cintai termasuk cece agar selalu dilindungi oleh Tuhan…..
Aling :
Benar, semua itu hanya peringatn kecil…sebagai cermin buat manusia.
Thanks buat doanya…semoga dunia selalu damai dan bahagia.
13 Januari 2009 at p01 03.18
ketika hari diujung senja….begitulah….perlanana hidup ini, thanks untuk coretan….tangannya yang penuh makna…………
Aling :
Thanks juga buat kedatangamu …kusambut dengan kebahagian dan persahabatan.
13 Januari 2009 at p01 03.18
Bergantunglah pada Tuhan dengan penuh harapan, yang mampu menumbuhkan cinta yang cenderung menggerakkan untuk mendekat, tidak mendekat karena rasa takut yang cenderung menjauhkan.
Memang …. telah nampak kerusakan di muka bumi karena perbuatan manusia, tapi janganlah kehilangan harapan atas kebaikan Tuhan dan sesama.
Kiamat bisa saja terjadi pada setiap orang, bahkan terkadang tidak dirasakan telah terjadi … katakan saja peperangan sebagai kiamat kecil yang sekarang sedang menimpa sebagian dari sesama.
Damai dalam dunia yang satu …. meskipun dalam harapan.
Aling :
Sobat..,engkau selalu datang dengan kata-kata teduhmu..aku senang membacanya. Thanks!
Damai dalam dunia yang satu …. aku yakin selalu ada harapan.
14 Januari 2009 at p01 03.18
masih ingat, sepetember kemaren pernah kesini, (tapi rasanya dah lama bangeeeet) mungkin karena kangen ya….? Gong Xi Fat Cai ! ajjah
Aling :
wah..kemana aja babeh…kok lama amat ngak kesini?
Thanks ya, Babeh.
14 Januari 2009 at p01 03.18
kalo menurut keterangan dari salah satu hadits, KIAMAT masih jauuuuuh…., yang pasti saat ini masih banyak orang yang kekurangan harta alias miskin…. karena dalam hadits itu diterangkan….., bahwa nanti akan ada orang berkeliling membawa (sekarung) mas berlian (harta) untuk sedekahkan, tapi tidak ada lagi yang mau menerima….., karena orang2 sudah pada kaya raya. itu salah satu tanda kiamat sudah dekat….
Aling :
wah…benar juga ya!
Tapi selalu siap aja ya…sehingga kapanpun datang kita sudah siap.
14 Januari 2009 at p01 03.18
kematian sedetik lagi
nyawa tinggal sedetik
hanya mampu mempertahankaan sedetik dalm detik ini
detik berikutnya milik kematian
Aling :
Semoga setiap detik yang kita miliki…adalah kebaikan dan hikmah yang kita lakukan.
15 Januari 2009 at p01 03.18
setiap kelahiran pasti ada kematian …..
dan setiap kematian … akan muncul kelahiran baru
kiamat masih koma kok … belum titik
dan tidak pernah ada titik …
kiamat akan merisaukan orang yang sudah mendapat surga (didunia)
tapi kiamat juga banyak ditunggu oleh orang yang sedang merasakan neraka (dunia) …. apa iya ???
dan kiamat tidak merisaukan orang yang sudah punya bekal untuk dunia & akhirat …
sementara bekalku sendiri rasanya belum cukup ya …..
Aling :
wah…benar nih komentmu…
Saya juga belum cukup…mesti harus berbuat lebih banyak lagi…tapi aku yakin Tuhan akan selalu menunggu dan memberi kesempatan buat kita.
21 Januari 2009 at p01 03.18
Ingatlah seharusnya kita harus punya IMAN.
Bahwa segala kejadian yg ada didunia ini adalah rencana Tuhan,agar kita mau bertobat dng segala perbuatan kita.
Oleh sebab itu kita harus punya HARAPAN.
Bahwa segala sesuatunya nantinya akan berakhir dengan baik.
Untuk itulah kita harus berbuat KASIH.
Berbuat kasih kepada siapapun yg kita jumpai.
PERCAYALAH BAHWA TIDAK ADA KEHANCURAN di bumi ini,kalau setiap orang mempunyai : I M A N , H A R A P A N , dan K A S I H .
Salam,berkat Tuhan selalu.
Aling :
Thanks koment teduhmu! Saya suka sekali.
21 Januari 2009 at p01 03.18
kiamat sudah dekat, sudahkah kita bersiap. sebenarnya yang lebih dekat dengan kita adalah kematian ..
prepare for death ..
Aling :
Hidup kita adalah fana
Begitu juga dengan dunia
Selalu bersiap dan tak perlu kita takuti
cepat atau lambat kita akan mengalami
Thanks untuk saling mengingatkan!
24 Januari 2009 at p01 03.18
Perang..!
Penyakit..!
Kemiskinan..!
Kepanasan..!
Kedinginan..!
Banjir..!
Semua saling berlomba, saling mendahului menuju pada puncak kehancuran, apakah ini akhir dari peradaban manusia..? Atau mmg pertanda kiamat sudah dekat (mari kita tanya ama Dedi Mizwar).
24 Januari 2009 at p01 03.18
Prihatin ya prihatin, tapi sekarang santai sejenak. Misalnya berkunjung ke situs saya yang sangat simpel
3 Februari 2009 at p02 03.18
manfaatkanlah waktumu semaksimal mungkin jangan terlena, asal yang baik-baik saja